Bagi orang-orang yang mempunyai agama,pasti dalam kehidupanya tidak lepas dari doa,begitupun dengan saya.kita selalu berdoa kepada tuhan untuk mendapatkan segala sesuatu yg kita inginkan.Memang tidak semua doa kita di kabulkan olehnya,tetapi ketika berdoa saya merasakan bahwa tuhan pasti akan menolong saya itu membuat saya tenang dan tidak takut pada apapun.Saya pun yakin Tuhan akan menolong saya,walaupun saya bukan umat terbaiknya.
Dalam kehidupan saya rasa Tuhan telah banyak menolong saya,ya mungkin karena saya berdoa kepadanya,meminta untuk bisa lulus SMA,meminta agar bisa masuk PTN dan berdoa untuk di beri petunjuk ketika saya memutuskan untuk pindah kuliah.dan banyak doa-doa yang lain yg saya minta kepadanya.
Tetapi saya kagum dengan orang yg menyatakan dirinya ateis.Mereka hidup tanpa bantuan tuhan,mereka mencapai yg mereka inginkan tanpa meminta kepada tuhan terlebih dulu.mereka tidak pernah berdoa,tetapi mereka bisa menjalankan kehidupan mereka dengan baik.Mereka bisa menghadapi dunia ini tanpa meminta pertolongan kepada Tuhan.Berbeda sekali dengan saya yg sebentar-sebentar meminta Tolong kepada Tuhan melalui doa.
Minggu, 18 April 2010
Jumat, 09 April 2010
materi
Kenapa kita menghargai materi,kenapa kita menghormati orang hanya berdasarkan materi apa kita tidak terbiasa menghargai dan menghormati orang dengan tulus tanpa melihat materi.Apa ini yg diajarkan ibu bapak guru kita di sekolah,saya pikir tidak.Sekolah tentu mengajarkan sebaliknya.tetapi kenapa kita tetap menghargai orang hanya dengan materi.
Menghargai orang hanya dengan materi memang tidak pernah di ajarkan di sekolah manapun,tetapi budaya dan kebiasaan yg membentuk karakter seperti itu,sepertinya budaya feodalisme masih sangat kental dlm masyarakat yg hanya menghormati seseorang hanya dengan jabatan dan materi yg mereka miliki.saya sering tertawa dengan kelakuan satpam komplek rumah saya,ketika saya mengendarai mobil orang tua saya dan melewati gerbang mereka dengan sigap berdiri dan langsung memberikan hormat,tetapi ketika saya naik motor dan melewati gerbang mereka hanya melihat saya dengan acuh,walalupun saya sudah melemparkan senyum kepada mereka. ahTernyata mereka hanya menghormati mobil orang tua saya.Ini memang sering terjadi orang yg mempunyai uang pasti akan di hormati lebih baik di bandingkan orang yg tidak memiliki materi.
Seperti teman saya dia sering direndahkan dan di hina dengan kata-kata alay hanya karena dia tidak memakai pakaian yang bagus dan mahal,dia memang tidak seberuntung orang lain yang bisa membeli pakaian yang mahal,tetapi apa pantas dia di hina? hanya dari materinya.apakah semua orang yang berpakaian mahal lebih baik dari yang tidak.mana yang lebih baik orang berjas tetapi korupsi dibanding orang yang hanya bekaos tetapi jujur?saya pilih yang ke dua,tetapi dalam kenyataanya pasti orang yang korupsi itulah yang lebih di hormati dan di hargai orang lain karena dia mempunyai materi yang lebih banyak. Saya pun tidak heran jika masyarakat kita di katakan konsumtif.Karena ingin di hormati orang lain maka mereka berlomba-lomba untuk menaikan status sosial mereka dengan materi,seperti membeli hp terbaru walaupun harus utang sana sini,atau menggunakan behel padahal gigi nya sangat bagus.yah itu semata-mata hanya ingin di hormati dan dihargai orang lain.
Kenapa kita harus seperti ini.kenapa kita tidak bisa menghargai orang lain tidak dengan materi,kenapa kita tidak menghargai orang lain karena karya nya.pemikiranya,gagasanya dan sifatnya.sampai kapan budaya ini terus kita pertahankan.kita harus mulai sekarang,mulai menghargai orang tidak dengan materi.setidaknya hormati dia sebagai manusia jg cukup.
Menghargai orang hanya dengan materi memang tidak pernah di ajarkan di sekolah manapun,tetapi budaya dan kebiasaan yg membentuk karakter seperti itu,sepertinya budaya feodalisme masih sangat kental dlm masyarakat yg hanya menghormati seseorang hanya dengan jabatan dan materi yg mereka miliki.saya sering tertawa dengan kelakuan satpam komplek rumah saya,ketika saya mengendarai mobil orang tua saya dan melewati gerbang mereka dengan sigap berdiri dan langsung memberikan hormat,tetapi ketika saya naik motor dan melewati gerbang mereka hanya melihat saya dengan acuh,walalupun saya sudah melemparkan senyum kepada mereka. ahTernyata mereka hanya menghormati mobil orang tua saya.Ini memang sering terjadi orang yg mempunyai uang pasti akan di hormati lebih baik di bandingkan orang yg tidak memiliki materi.
Seperti teman saya dia sering direndahkan dan di hina dengan kata-kata alay hanya karena dia tidak memakai pakaian yang bagus dan mahal,dia memang tidak seberuntung orang lain yang bisa membeli pakaian yang mahal,tetapi apa pantas dia di hina? hanya dari materinya.apakah semua orang yang berpakaian mahal lebih baik dari yang tidak.mana yang lebih baik orang berjas tetapi korupsi dibanding orang yang hanya bekaos tetapi jujur?saya pilih yang ke dua,tetapi dalam kenyataanya pasti orang yang korupsi itulah yang lebih di hormati dan di hargai orang lain karena dia mempunyai materi yang lebih banyak. Saya pun tidak heran jika masyarakat kita di katakan konsumtif.Karena ingin di hormati orang lain maka mereka berlomba-lomba untuk menaikan status sosial mereka dengan materi,seperti membeli hp terbaru walaupun harus utang sana sini,atau menggunakan behel padahal gigi nya sangat bagus.yah itu semata-mata hanya ingin di hormati dan dihargai orang lain.
Kenapa kita harus seperti ini.kenapa kita tidak bisa menghargai orang lain tidak dengan materi,kenapa kita tidak menghargai orang lain karena karya nya.pemikiranya,gagasanya dan sifatnya.sampai kapan budaya ini terus kita pertahankan.kita harus mulai sekarang,mulai menghargai orang tidak dengan materi.setidaknya hormati dia sebagai manusia jg cukup.
Langganan:
Postingan (Atom)
