Piala dunia kali ini sepertinya kurang menarik.
tidak semenarik kita saya masih duduk di bangku SD,
tidak semenarik ketika saya SMP,tempat jatuhnya cinta pertama yg tak pernah diutarakan.dan
tidak semenarik ketika saya duduk masih duduk di bangku SMA.
Tidak ada taruhan-taruhan walaupun banyak yg menantang.
ada apa ini?
apa saya sudah terlalu bosan!
bahkan sepak bola tidak bisa membuat saya senang
Senin, 14 Juni 2010
Kamis, 03 Juni 2010
jawaban

Seminggu lalu saya berdiskusi dengan seorang teman lama di taman menteng,kami berdiskusi tentang banyak hal dari musik melayu yang diremehkan,masalah sudut pandang teman wanita yang melihat pria hanya dengan uangnya sampai pertanyaan kenapa bangsa indonesia tidak pernah maju dan selalu bergejolak.
Dari diskusi kami berdua banyak pertanyaan-pertanyaan di dalam kepala kami Lalu kami berdua mencoba membuat jawaban satu persatu dari diskusi tersebut.pertama kenapa musik melayu di pandang sebelah mata,di bilang musik kampungan bahkan ada yang mengatakan hadirnya band-band melayu adalah suatu kemunduran industri musik dalam negri.Padahal musik melayu adalah hasil dari kebudayaan kita,kenapa itu kita hinakan bukankah harus di dukung agar kedepanya bisa lebih maju.kita lihat j rock di jepang yang sudah di kenal diseluruh dunia, itu adalah hasil perkembangan budaya bangsa jepang yang terus di dukung dan kembangkan sehingga mempunyai ciri khas lain dari musik rock lainya,begitu juga brit pop di inggris yang mempunyai distorsi yang berbeda dari genre pop lain,begitu juga musik melayu di indonesia kenapa kita harus malu dengan musik ini kenapa tidak kita dukung dan kembangkan saja sehingga musik ini bisa dikenal oleh dunia, musik dari indonesia! Mungkin nanti bernama M pop atau I pop,tetapi yang paling penting adalah kita tidak perlu malu atas budaya dan musik kita sendiri, tidak ada satupun budaya di dunia yang superior masing-masing punya kelebihan dan kekuranganya.
Lalu tentang wanita yang melihat harta ketika memilih pasangan.Kami menghormati sudut pandang teman kami tersebut,tetapi jika saya dan teman saya adalah wanita,kami akan lebih menyukai pria yang punya semangat, mau terus belajar,tidak takut untuk maju,ulet dan punya visi yang jelas,walaupun sekarang dia tidak mempunyai apa-apa tetapi dengan pribadi dia yg demikian saya yakin Tuhan akan memberikan jalan untuk kesuksesanya,dan kami sebagai wanita akan menjalankan peran kami dengan menjadi tempat bersandar ketika beban dunia sudah terlalu berat,dan sebagai penopang agar dia tetap tegar menghadapi itu semua.bagi kami hidup terlalu mahal kalau hanya untuk materi.masih ada perjuangan dan kesetiaan.
Terakhir tentang permasalahan bangsa,kami berdua pikir bangsa ini tidak akan maju jika kesadaran hanya ada pada pemerintah dan kita sebagai rakyat hanya sebagai pengkritik saja,Seharusnya sebagai rakyat juga harus sadar akan kewajibanya berbangsa,kita sering mendemo gubernur jakarta karena banjir tidak pernah absen menghampiri jakarta tiap tahunya tetapi banyak dari kita juga masi sering membuang sampah sembarangan yang menjadi penyebab banjir tersebut,lalu kita sangat kesal dengan korupsi dan suap merajalela.tetapi kita masyarakat juga memeliharanya.Seperti menyogok polantas ketika kena tilang karena menerobos lampu merah atau meminta joki untuk mengurus sim ketika sim kita di tahan dan juga kita ramai-ramai menyuarakan anti pembajakan tetapi kita pun sering membeli dvd bajakan.seandainya kesadaran-kesadaran akan kewajiban timbul dari pemerintah dan rakyat saya yakin negara ini akan menjadi lebih maju dan beradab.
Langganan:
Postingan (Atom)
